Petunjuk Pemberian Telur Ayam Untuk Bayi 9 Bulan

Telur ayam untuk bayi 9 bulan merupakan asupan makanan yang pas dilihat dari kandungan gizi atau nutrisi yang dimiliki. Bayi yang masih berusia di bawah enam bulan sangat tidak dianjurkan untuk mengonsumsi telur atau asupan padat selain ASI karena pencernaan serta tenggorokan yang belum siap. Sangat kasihan apabila pencernaan dan tenggorokan bayi di bawah enam bulan dipaksa untuk mengolah asupan yang memang belum saatnya. Untuk mengetahui pemberian telur yang tepat pada bayi, perhatikan beberapa petunjuknya.

Petunjuk Pemberian Telur Ayam Untuk Bayi 9 Bulan
Manfaat telur untuk bayi sangatlah baik jika diberikan pada usia yang tepat. Bayi yang telah diperkenankan mengonsumsi Makanan Pendamping Air Susu Ibu atau MPASI ialah yang sudah berusia 6 bulan atau lebih. Telur menjadi salah satu asupan yang bergizi tinggi yang dapat diberikan pada bayi sebagai MPASI. Namun pemberian asupan telur pada bayi usia 9 bulan khususnya juga tidak boleh dilakukan secara asal. Berikut adalah petunjuk pemberian asupan telur pada bayi 9 bulan:
-          Berikan asupan telur saat bayi berusia enam bulan atau lebih
Banyak sekali para ibu yang bertanya bolehkah bayi makan telur karena takut memberikan asupan telur pada sang buah hati yang masih berusia bayi di waktu yang salah. Jawaban atas pertanyaan tersebut ialah boleh dan justru memiliki dampak sangat positif asalkan diberikan pada usia yang tepat. Bayi yang boleh mengonsumsi telur ialah yang telah memasuki usia minimal enam bulan. Usia enam bulan merupakan langkah awal bayi diperkenankan untuk mengonsumsi asupan makanan pendamping ASI karena saluran pencernaan serta tenggorokannya telah siap mengolah dan menelan makanan dengan tekstur yang lebih padat. Karena mengandung nutrisi yang berlimpah, telur ayam merupakan salah satu pilihan yang tepat untuk MPASI bagi bayi usia 9 bulan atau lebih dari enam bulan.
-          Jangan beri bayi 9 bulan telur setengah matang
Banyak sekali masyarakat yang memberikan telur setengah matang dengan tekstur kuning telur yang mash cair pada sang buah hati dengan anggapan bahwa asupan tersebut lebih sehat. Hal ini sangat salah karena dengan dimasak setenagh matang, bakteri yang terdapat pada telur belum sepenuhnya hilang. Bakteri dapat musnah jika mendapat suhu panas minimal 75 derajat. Jadi, telur dengan kematangan pas lah yang paling baik diberikan pada bayi usia lebih dari enam bulan.

-          Batasi konsumsi telur pada bayi
Meskipun sang bayi sangat suka dengan telur, jangan berikan telur sebagai asupan setiap hari. Kandungan kolesterol pada telur dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan bayi. Oleh karenanya, berikan 1 hingga 2 butir telur saja setiap minggunya.
-          Berikan kuning telur saja pada masa percobaan
Kapan bayi boleh makan telur adalah pertanyaan yang sering terdengar. Usia enam bulan atau lebih merupakan waktu yang paling tepat. Pemberian telur pada bayi untuk pertama kali sebaiknya berikan bagian kuning telurnya saja. Putih telur memiliki kandungan yang membuat rawan akan alergi pada bayi.
-          Ketahui alergi telur yang mungkin muncul pada bayi
Jika muncul beberapa indikasi alergi pada bayi setelah mengkonsumsi telur, sebaiknya hentikan konsumsi telur. tanda-tanda alergi yang dapat muncul antara lain timbul gatal kemerahan dan berair, mata menjadi gatal dan merah seta berair, atau terjadi pembengkakan yang berwarna merah.
-          Jangan mengolah telur terlalu matang supaya nutrisi terjaga
Pengolahan telur yang terlalu lama juga tidak baik karena dapat berpotensi menghilangkan kandungan gizi serta nutrisi yang ada di dalamnya. Jadi, telur dengan kematangan pas lah yang menjadi pilihan asupan terbaik untuk buah hati.

Telur ayam untuk bayi 9 bulan sangatlah baik untuk proses perkembangan dan pertumbuhannya. Hal ini dikarenakan kandungan gizi yang melimpah yang terdapat di dalam telur ayam.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.